Usulan Rel KA Lamongan, Minimalisir Laka

​SURAT TERBUKA

Cant (Kemiringan Rel) di Lamongan
Apakah itu “ cant”? Cant secara bahasa berarti memiringkan. Sedangkan cant dalam perkeretaapian berarti kemiringan rel yaitu perbedaan ketinggian antara rel sebelah dalam dan luar pada lintasan menikung sering juga disebut dengan superelevasi. Apa fungsinya? Bagi yang pernah belajar fisika pasti pernah mempelajari kemiringan jalan di tikungan. Kemiringan ini untuk mencegah gaya sentrifugal kendaraan ketika membelok agar tidak tergelincir keluar lintasan.
Pada perkeretaapian cant memiliki peran penting yaitu:
1. Distribusi load axle di tikungan akan lebih baik :

2. Mengurangi keausan roda maupun rel karena distribusi load axle lebih baik, disini berkaitan dengan posisi persinggungan roda dan rel lebih seimbang

3. Meredam gaya sentrifugal

4. Batas maksimum kecepatan di tikungan dapat dinaikkan

5. Menambah kenyamanan penumpang
Tujuan utama dibuat cant pada jalur kereta api adalah untuk menghindari kontak antara flange dengan rel yang menyebabkan keausan roda maupun rel. Bahkan jika kecepatan kereta api tinggi, maka flange tidak akan bisa menahan momentum kereta yang besar sehingga kereta bisa keluar lintasan. Untuk itu dibuatlah cant. 
Pada desain cant perlu mempertimbangkan radius tikungan dan juga kecepatan kereta yang lewat. Karena biasanya radius tikungan di lintasan adalah tetap, sehingga untuk memfasilatsi kereta dengan kecepatan berbeda akan diberikan batas maksimum yang diizinkan. Pada dasarnya kereta dengan kecepatan rendah, kontak flange roda pada sisi rel sebelah dalam, sedangkan pada kereta keceptan tinggi, kontak flange pada sisi rel sebelah luar. Dibeberapa tempat ada yang menambahkan pelumas ditempat terjadinya gesekan antara flange dan rel ini untuk mengurangi keausan yang ditimbulkan. Idealnya lintasan rel pada tikungan harus memiliki sleeper dengan jarak yang lebih rapat dan ballast yang lebih dalam untuk menahan besarnya gaya di tikungan.
Dalam kasus terjadinya kecelakaan akibat perlintasan rel kereta api di lamongan, agar tidak memakan korban pengguna jalan raya lebih banyak, pihak PJKA seharusnya mengkaji kembali tingkat kemiringan rel dan kecepatan kereta api yang melintas pada jalan raya propinsi di lamongan. 
1. Bahwa tingkat kemiringan perlintasan kereta api di lamongan di sebelah barat stadion surajaya dengan sebelah barat terminal lamongan sangat berbeda, lebih curam perlintasan rel sebelah barat terminal lamongan, sehinga tingkat kecelakaan akibat perlintasan rel sebelah terminal lebih banyak sering terjadi.

2. Memohon pembokaran rel agar tidak terlalu curam yang disesuaikan dg pengurang kecepatan kereta api pada saat mendekati perlintasan jalan raya propinsi di lamongan menjadi hal penting, sebab sudah banyak korban memakan korban akibat perlintasan rel kereta api di sebelah terminal.

3. Ketika ada korban akibat perlintasan kereta api di lamongan, apakah pihak PJKA memberikan santunan terhadap korban, minimal pihak PJKA datang ke rumah korban sebagai bentuk bela sungkawa ?
#Kenyamanan berkendaraan adalah hak semua orang, semoga pihak PJKA, perhubungan dan kepedulian dprd lamongan untuk merekomendasikan ke pihak terkait  mengkaji kembali perlintasan kereta api yang telah memakan korban dengan tindakan kongkrit merekonstruksi kembali perlintasan rel kereta di lamongan.
#Hasil diskusi bersama di malam purnama temen – teman pergerakan lamongan
By: Rahardi Puguh Raharjo 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s